BMKG Ungkap Kemungkinan Badai Seroja Terjadi Lagi Selama Puncak Musim Hujan

BMKG Ungkap Kemungkinan Badai Seroja Terjadi Lagi Selama Puncak Musim Hujan

JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Kepala , Dwikorita Karnawati mengungkapkan aktivitas siklon tropis di Kawasan perairan selatan Indonesia jadi faktor yang mendasari potensi cuaca ekstrem ini.

Ia menjelaskan, siklon tropis yang terjadi di wilayah tersebut dapat meningkatkan hujan ekstrem di wilayah pesisir, serupa dengan kejadian Badai Seroja pada tahun 2021.

“Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas siklon tropis di sekitar perairan selatan sering memicu hujan ekstrem di wilayah pesisir. Kita ingat pada 2021 terjadi badai Seroja pada awal April, dan potensi seperti itu bisa terulang pada fase ini,” kata Dwikorita dalam konferensi pers mengenai kesiapsiagaan menghadapi puncak di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Dwikorita menyebut, suhu muka laut yang lebih hangat dari normal di perairan selatan Indonesia menguatkan penguapan dan meningkatkan energi yang membentuk system tekanan rendah penyebab siklon tropis.

Fenomena ini dapat berpotensi menimbulkan angin kencang, hujan deras, hingga badai besar yang berisiko menyebabkan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah pesisir selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Maluku.

memperkirakan bahwa wilayah selatan Indonesia akan memasuki periode aktif siklon tropis mulai November 2025.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BMKG Beri Pernyataan Tentang Penyebab Panas Terik di Wilayah Indonesia':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO