Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji (kanan) saat ikut berlari bersama peserta lainnya. (Ist).
Ia berharap, acara ini dapat menjadi agenda tahunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Apalagi banyak pelaku UMKM yang ikut ambil bagian.
"Kini pembinaan atlet lari menjadi fokus utama KONI Kediri, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Tahun lalu kita berhasil meraih medali perunggu di kategori 200 meter sprint, dan menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan pembinaan secara berkelanjutan," katanya.
Dukungan juga datang dari unsur kepolisian, yang mana Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji bersama jajaran TNI-Polri turut serta dalam perlombaan, serta ikut mengamankan jalannya kegiatan. Secara total, ada 30 personel kepolisian ikut meramaikan lomba lari ini.
"Rute lari ini luar biasa, hampir 6 kilometer untuk 5K. Ada juga rekan-rekan yang ikut 10K dan ini kegiatan yang sangat positif, guna mendukung pembinaan generasi muda," kata AKBP Bramastyo.
Di tempat ini, Firdauziah (20), pelari asal Bondowoso, yang berhasil meraih juara pertama di salah satu kategori, mengakui bahwa acaranya keren banget, dan pesertanya juga semangat.
"Saya datang bersama tiga teman dari Bondowoso dan sudah ikut lomba sejak SD, dan ini salah satu event terbaik yang pernah saya ikuti," kata Firdauziah.
Firdauziah, yang telah berpengalaman mengikuti berbagai lomba mulai dari 10K hingga half-marathon (21K), berharap kedepan semakin banyak event seperti Pare Run, bisa digelar di berbagai daerah. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




