Rais Syuriyah PCNU Situbondo, KH. Zainul Mu'in Husni.
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Rais Syuriah PCNU Situbondo, KH. Zainul Mu'in Husni, mengecam tayangan Trans7 yang dinilai menghina kiai dan pesantren di Kediri. Tayangan tersebut memicu gelombang protes dari kalangan santri, alumni, serta struktur NU dari pusat hingga daerah.
"Layak diprotes keras. Ini marwah pesantren, marwah NU," ucap Pengasuh Pondok Pesantren An Nadwah itu kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (15/10/2026).
BACA JUGA:
- Pemilik Trans7 Kunjungi Lirboyo, Ketum BKN: Saya Desak Pak Chairul Tanjung ke Sana
- Di Balik Narasi Negatif Trans7, Ternyata 1.258 Santri Amanatul Ummah Lolos PTN dan PT Luar Negeri
- Silaturahmi ke Lirboyo, Chairul Tanjung Minta Maaf Langsung ke KH Anwar Mansur soal Trans7
- Chairul Tanjung Ahirnya Datang ke Pondok Pesantren Lirboyo
Ia menuntut agar izin siaran Trans7 ditutup sementara oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kiai Zainul juga menyerukan kepada seluruh jajaran PCNU untuk tetap tegas dan tidak gentar dalam mengawal kasus ini.
"Jangan lemah, jangan kendor, kita harus lawan terus Trans7," tuturnya.
Menurut dia, permintaan maaf dari pihak Trans7 tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan.
"Saya sepakat dengan Gus Nadir Syah Husen, minta maaf tidak cukup. Tidak hanya melalui tayangan sampai pimpinannya sowan ke Kiai Manshur, itu kami anggap tidak cukup," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




