2 penghargaan dari Muri saat peringatan HUT ke-80 Jawa Timur.
Ia menambahkan, pagelaran 'Jawa Timur Bersimfoni' merupakan representasi nyata filosofi 'JATIM BISA'. Melalui nada dan irama, para pelajar membuktikan bahwa kreativitas dan kolaborasi adalah bahasa universal dalam membangun semangat kebersamaan.
“Denting, tiupan, petikan, dan gemuruh yang berpadu ini adalah simbol sinergi. Dari ruang-ruang kelas, kini mereka mempersembahkan harmoni untuk negeri,” tuturnya.
Menurut dia, pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya.
“Jawa Timur Bersimfoni bukan sekadar pagelaran, melainkan cerminan semangat Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh. Dari Bumi Majapahit untuk Nusantara,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut pemecahan dua rekor Muri ini merupakan persembahan terbaik pelajar Jatim untuk HUT ke-80. Ia menjelaskan, para siswa telah menjalani latihan intensif sebelum tampil di hadapan Gubernur Khofifah.
Ke depan, ia berkomitmen mendorong sekolah-sekolah di Jawa Timur agar terus berinovasi dan berkreasi melalui pendidikan formal maupun non-formal.
“Ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Jatim tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi antar generasi muda,” katanya.
Founder Muri, Jaya Suprana, turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa Pemprov Jatim yang berhasil menghadirkan momentum bersejarah ini.
“Pada puncak peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, generasi emas pelajar Jatim telah menggelorakan semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap daerahnya melalui harmoni paduan suara dan orkestra,” ucapnya.
“Museum Rekor Dunia Indonesia dengan ini memutuskan dan menyatakan bahwa paduan suara secara hybrid dan Pagelaran Orkestra Simfoni oleh para murid SMA/SMK se-Jatim sebagai Rekor Dunia,” imbuhnya.
Ia menutup dengan harapan besar untuk masa depan Jawa Timur.
“Selamat merayakan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur. Semoga terwujud masyarakat Jawa Timur yang adil, sejahtera, dan berakhlak. Tetap semangat berkarya dan menyejahterakan Indonesia. Merdeka!,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




