Pengurus MUI Gresik bersama 9 perwakilan lembaga filantropi menggelar Rakor. (Ist)
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik bersama 9 pimpinan lembaga filantropi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi MUI dan Filantropi untuk Kemanusiaan dan Keumatan, di kantor MUI Gresik, Jumat (10/10/2025).
Sekretaris Umum MUI Gresik, Makmun, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pihak, terutama para pimpinan lembaga filantropi di Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
- MUI Gresik Imbau Umat Islam Isi Tahun Baru 2026 dengan Doa dan Refleksi
- MUI Gresik Kembali Dinobatkan sebagai MUI dengan Kinerja Terbaik se-Jatim
- MUI Jombang Belajar Tata Kelola dan Program Unggulan ke Gresik
- Rakorwil di Gresik, MUI Korwil IV Jatim Bahas Isu Kerusakan Lingkungan, Bencana dan Polusi Industri
“MUI dalam hal ini berpandangan bahwa antara MUI dan lembaga-lembaga filantropi ini ada titik temu, karena MUI ini salah satu fungsi utamanya adalah himayatul dan khodimul umat, yaitu melindungi dan melayani umat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Gresik, Abdul Chalik, mengatakan bahwa dalam upaya menjawab problem-problem keumatan, tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja, namun harus kolaborasi.
“MUI Gresik sudah banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang terlihat kecil namun kontinu, dan dampaknya sangat dirasakan oleh umat, seperti membuat pesantren di Rumah Tahanan, bimbingan rohani di rumah sakit, serta bimbingan konseling di pengadilan agama,” ungkapnya.
Dalam menjalankan program-program itu, lanjut Abdul Chalik, MUI juga melibatkan para mitra seperti Baznas dan Nurul Hayat.
“Selain program yang sudah berjalan, MUI juga punya banyak konsep kegiatan yang lahir dari permasalahan umat, namun masih tahap perencanaan, seperti Program Pesantren Pascarutan, Kader Keluarga Bahagia, dan Kader Penggerak MUI Desa,” jelasnya.






