Petugas saat berjibaku dengan api yang membakar SDN Potoan Daya 2, Pamekasan.
“Kami menerima laporan pukul 22.38 WIB, tiba di lokasi pukul 22.46 WIB membawa 2 unit mobil damkar dan 2 unit tangki suplai air dari Damkar dan BPBD. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.27 WIB,” katanya.
Sedangkan Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, turut membenarkan kejadian ini. Berdasarkan keterangan saksi bernama Nor Kholis, tukang kebun sekolah, api pertama kali terlihat di ruang guru, di mana saat itu saksi sedang mengambil daun pisang di seberang jalan, serta mendengar suara seperti kayu terbakar.
“Saat menoleh ke arah sekolah, terlihat percikan api di ruang guru, kemudian cepat merembet ke ruang kelas I hingga kelas III,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti.
“Dari keterangan saksi, dugaan sementara memang akibat hubungan arus pendek listrik. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun aktivitas belajar mengajar di SDN Potoan Daya 2 dipastikan terganggu karena 3 ruang kelas mengalami kerusakan berat. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




