Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago. Foto: facebook
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Sore ini, Rabu (17/9/2025), Presiden Pranowo Subianto dikabarkan akan melantik Letjen TNI (purn) Djamari Chaniago sebagai Menteri Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkan) menggantikan Budi Gunawan yang direshuffle. Informasi yang didapat BANGSAONLINE,
Djamari Chaniago tidak hanya akan dilantik sebaai Menkopolkam, tapi juga akan dinaikkan pangkatnya menjadi bintang empat alias jenderal.
BACA JUGA:
- Hadiri Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Dicurhati Petani: Butuh Irigasi hingga Alat Pascapanen
- Sokong Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Resmikan 10 Gudang Pangan dan 166 SPPG Polri
- Pimpin Panen Raya Jagung 1,23 Juta Ton Serentak di Tuban, Presiden Prabowo Coba Combine Harvester
- Presiden Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, ini Alasannya
“Iya, insyaallah beliau mau dilantik sekaligus naik pangkat jadi jenderal,” kata sumber BANGSAONLINE, Rabu (17/9/2025).
Sebelumnya, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto mengatakan reshuffle merupakan hak prerogatif presiden. Namun, dia meminta awak media untuk melihat kemungkinan reshuffle hari ini.
"Nanti kita lihat. Nanti bisa tanya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi," kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 16 September 2025.
Aries mengelak ketika ditanya tentang reshuffle lebih jauh. “Waduh, saya enggak bisa bicara tentang reshuffle ya, biar nanti yang umumkan beliau (Presiden Prabowo)," elaknya.
Dilansir Tribune-Medan, Djamari pernah menduduki sejumlah jabatan penting di militer. Diantaranya Komandan Yonif Linud 330/Tri Dharma, Komandan Kodim 0501/Jakarta Pusat dan Kepala Staf Brigif Linud 18/Trisula.
Djamari Chaniago juga pernah bertugas sebagai Komandan Brigif Linud 18/Trisula, Komandan Rindam I/Bukit Barisan, dan Kepala Staf Divisi Infanteri 2/Kostrad.
Selain itu Djamari juga pernah menjabat Panglima Kodam III/Siliwangi (1997-1998), Panglima Kostrad (1998-1999), dan Wakil Kepala Staf TNI AD. Juga sebagai Kepala Staf Umum TNI (2000-2004).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




