Wali Kota Pasuruan saat memberi sambutan.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.Com - Pemkot Pasuruan secara resmi memberangkatkan kontingen Palang Merah Remaja (PMR) dari Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mengikuti ajang tingkat provinsi. Acara pelepasan digelar pada Senin (15/9/2025) di Pendopo Surga Surgi, Rumah Dinas Wali Kota Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan sekaligus Ketua PMI Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan bahwa keikutsertaan PMR bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian penting dari pembinaan generasi muda.
BACA JUGA:
- PMI Kota Probolinggo Hadirkan Instalasi Farmasi 24 Jam untuk Masyarakat
- Wakil Wali Kota Pasuruan Ajak Generasi Muda Waspada Bahaya Narkotika
- PLN Jawa Timur Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Sinergi Bersama Pemda dan Stakeholder
- Road to Bali Expo 2026: Wakil Wali Kota Pasuruan Dukung Industri Barbershop
“Kontingen kita berjumlah 22 peserta yang terdiri dari 11 Madya dan 11 Wira, dengan 5 di antaranya laki-laki. Setelah kemarin kita melepas kafilah MTQ di Jember dan kontingen pramuka, hari ini giliran PMR. Momentum ini penting, bukan hanya soal prestasi, tetapi juga interaksi dengan teman-teman dari daerah lain. Apa yang baik bisa kita adopsi dan terapkan di Kota Pasuruan,” paparnya.
Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, anak-anak PMR harus menjadi pionir kesehatan di berbagai lingkungan.
“Waktunya anak-anak sekarang, bukan kita lagi. Mereka sudah matang secara fisik maupun pemikiran. SDM yang siap harus mampu menghadapi persoalan yang sulit. Selain unggul, generasi emas juga harus sehat fisiknya, karena kita masih dihadapkan pada masalah kesehatan seperti stunting, TBC, hingga ODHA," ucapnya.
"Anak-anak PMR harus menjadi pionir kesehatan, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan. Kesehatan bukan hanya untuk mengobati, tetapi bagaimana mengantisipasi agar tidak sakit,” imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




