Wabup Gresik, Asluchul Alif (kiri) saat menemui rombongan Komisi IX DPR RI. FOTO: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja di kantor Pemkab Gresik, Jumat (12/9/2025).
Rombongan dipimpin Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini disambut oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif bersama Sekda Achmad Washil Miftahul Rachman.
BACA JUGA:
Kunjungan komisi yang membidangi ketenagakerjaan ini fokus membahas isu strategis ketenagakerjaan. Khususnya Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2025 serta dinamika investasi di Kabupaten Gresik.
Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai daerah intanpari (industri, pertanian, dan pariwisata) memiliki UMK tahun 2025 cukup tinggi, Rp 4.874.133.
Namun, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama melalui dialog dan kolaborasi.
Asluchul Alif menyampaikan bahwa, Kabupaten Gresik menjadi salah satu daerah tujuan utama investasi di Jawa Timur dengan dominasi Penanaman Modal Asing (PMA).
Meski demikian, Pemkab berkomitmen menjaga keseimbangan antara keberlanjutan investasi dan perlindungan hak-hak pekerja.
"Kami terus mengedepankan dialog dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pekerja, dan pengusaha agar kebijakan ketenagakerjaan termasuk UMK dapat diterima semua pihak. Dengan cara ini, iklim usaha terjaga dan tenaga kerja terlindungi," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




