Pembukaan Jalur Gumitir.
Meski pekerjaan mayor telah rampung, pembukaan jalur ini bersifat fungsional. Pekerjaan minor seperti bahu jalan, drainase U-ditch, dan penyempurnaan perlengkapan jalan akan terus berlangsung hingga 31 Desember 2025.
Penanganan longsoran utama, termasuk bore pile, selesai lebih cepat pada 17 Agustus, sementara pengaspalan badan jalan rampung pada 1 September.
“Untuk meningkatkan keselamatan jalan, akan dilakukan inspeksi keselamatan termasuk penerangan jalan dan perlengkapan jalan lainnya di Jalur Gumitir,” ucap Khofifah.
Sebagai langkah mitigasi, personel dan alat berat tetap disiagakan di titik rawan longsor. Pengaturan lalu lintas juga didukung oleh Polres Jember, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, serta relawan Gumitir, lengkap dengan perlengkapan keselamatan seperti water barrier, safety line, rotary lamp, dan rambu sementara.
Gubernur Khofifah optimistis bahwa pembukaan jalur ini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM yang sangat bergantung pada kelancaran transportasi.
“Semoga sektor perekonomian bisa cepat pulih, lapak-lapak pedagang maupun para penjual di sektor UMKM bisa kembali berdagang. Mobilitas warga kembali lancar sehingga roda perekonomian kedua wilayah lebih cepat tumbuh,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




