Posko Sholeh Dibongkar Sendiri, Dibawa Pulang, Demo Turunkan Khofifah Batal Digelar

Posko Sholeh Dibongkar Sendiri, Dibawa Pulang, Demo Turunkan Khofifah Batal Digelar Orang-orang suruhan Sholeh saat membongkar poskonya di Taman Apsari Surabaya Senin (1/8/2025) malam. Foto: istimewa

Pantauan BANGSAONLINE di lokasi, sejak posko Sholeh itu berdiri hanya ada sekitar 15 dus air mineral tergeletak di bawah tenda yang sangat kecil itu. Sampai posko itu dibongkar sendiri oleh orang-orang suruhan Sholeh tak ada tambahan air mineral lagi.

“Memang gak ada massanya. Hanya ada 3 elemen. Itu pun terus merotoli, Kalau toh jadi demo paling gak sampai 200 orang. Ya sekitar 100 san, itu pun terus berkurang,” tutur seorang anggota intel polisi yang sibuk menangani demo sembari menunjukkan pesan WhatsApp (WA) di HP-nya. Ia mengaku kenal para aktivis, termasuk mereka yang biasa turun jalan.

Sementara Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, mengaku akan tetap menggelar istighatsah, dzikir dan tahlil akbar di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Rabu 3 September 2025.

“Acara ini untuk kepentingan bangsa, khususnya Jawa Timur. Jadi ini urusan negara dan bangsa Indonesia. Ada Sholeh atau tidak ada Sholeh kita tetap istighatsah, dzikir dan tahlil. Kita tahlil untuk almarhumin, terutama untuk Affan Kurniawan dan para korban yang lain. Di Makassar kan ada 4 korban,” tegas pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu kepada BANGSAONLINE.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu menegaskan bahwa Indonesia harus kondusif sehingga rakyat bisa hidup tenteram, damai dan bisa mencari nafkah dengan tenang dan nyaman.

Karena itu perlu gerakan spiritualitas untuk membangun kondusivitas negara, disamping gerakan rasionalitas dan stabilitas. “Kita harus mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu terwujudnya Indonedia maju, adil dan makmur,” tegas putra pahlawan nasional KH Abdul Chalim yang memiilki puluhan ribu santri itu.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE yang kini viral, sebanyak 100 kiai dan ribuan santri dari berbagai pesantren Jawa Timur akan istighatsah, dzikir dan tahlil di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. 

Info terkini yang didapatkan BANGSAONLIE, acara doa bersama yang akan diikuti ribuan kiai dan santri itu juga akan diikuti oleh para tokoh agama lintas agama. 

"Ya, nanti para tokoh agama itu akan doa satu persatu," tutur Kiai Asep kepada BANGSAONLINE saat rapat koordinasi teknis pelaksanaan acara istighatsah, dzikir dan tahlil tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO