Para driver ojol di Pamekasan saat melakukan aksi solidaritas di Monumen Arek Lancor.
Menurutnya, apa yang dialami Affan menjadi duka seluruh driver. Karena itu, para ojol mendesak agar pelaku diberi hukuman setimpal, dan proses hukum digelar secara terbuka.
"Harapan kami, persidangan dilakukan transparan. Supaya rakyat Indonesia tahu bagaimana arogansi yang menimpa kami," jelasnya.
Subhan menegaskan, para driver ojol adalah bagian penting dari denyut ekonomi bangsa. Karena itu mereka berharap aparat tidak main-main dalam menegakkan keadilan.
"Kami ini pilar perekonomian negara. Banyak tenaga kerja yang menggantungkan hidup dari profesi ini. Karena itu, kami minta kepada Kapolri, proses hukum dilakukan terbuka agar semua orang bisa menyaksikan keadilan yang sesungguhnya," tegasnya.
Diketahui lebih dari 200 anggota driver ojol ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap pesan solidaritas ini menjadi penguat bagi seluruh komunitas ojol di Indonesia agar tetap kompak dan saling mendukung, apapun tantangannya. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




