Bupati Gatut saat meninjau lokasi longsor
“Doa dan dukungan kami untuk seluruh warga terdampak, terutama siswa dan guru SD Negeri II Kradinan. Semoga tetap kuat dan semangat demi menggapai cita-cita,” imbuhnya.
Dalam dialog dengan pihak sekolah, Kepala SDN 2 Kradinan, Tina Susanti, turut mendampingi jalannya pembicaraan. Bupati bersama jajaran Dinas Pendidikan kemudian menyiapkan solusi darurat agar kegiatan belajar tidak terhenti.
Salah satu opsi yang diambil adalah penyediaan tenda kuatun berukuran besar sebagai ruang kelas sementara.
“Kami di dinas memiliki tenda kuatun berukuran besar. Bila memungkinkan, segera akan kami pasang di sini supaya proses belajar mengajar tetap bisa berlangsung,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Rahadi P. Bintara, di hadapan Bupati dan Kepala Sekolah.
Diketahui, longsor yang terjadi pada Selasa (19/8/2025) sore merusak bangunan SD Negeri II Kradinan sehingga sebagian siswa harus digabung ke kelas lain.
Selain itu, akses jalan poros penghubung antar kecamatan juga lumpuh akibat material longsor.
Bupati memastikan OPD terkait segera melakukan langkah teknis terbaik untuk pemulihan infrastruktur dan memberikan solusi jangka pendek bagi dunia pendidikan.
“Pemkab Tulungagung berkomitmen hadir untuk warga. Pemulihan infrastruktur maupun pendidikan akan menjadi prioritas utama pascabencana ini,” pungkasnya. (fer/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




