JEMBER,BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait, menerima kejutan tak terduga ketika menghadiri Apel Hari Pramuka ke-64 yang diselenggarakan oleh Kwarda Pramuka Jawa Timur.
Kegiatan berlangsung di Dermaga Ujung Koarmada II Surabaya pada Kamis, (14/8/2025)
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
Dalam apel yang dihadiri oleh ribuan peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK Taruna, anggota Pramuka, kepala daerah, hingga prajurit TNI tersebut, Gubernur Khofifah memperkenalkan Bupati Fawait dengan sebutan baru: 'Gus Darling'
Julukan tersebut diumumkan Khofifah saat memperkenalkan sejumlah kepala daerah yang juga menjabat sebagai Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka. Di antaranya adalah kepala daerah dari Tuban, Nganjuk, Lumajang, Kediri, Ponorogo, Madiun, serta Jember.
“Bupati Jember, Gus Fawait, inilah Gus Darling yang sangat fenomenal di Jember,” ucap Khofifah di tengah sambutannya, yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta apel.
Khofifah juga menyampaikan apresiasinya terhadap para kepala daerah yang aktif berperan dalam kegiatan kepramukaan.
Ia menyebut peran mereka sangat penting dalam membimbing generasi muda, termasuk melalui kegiatan yang menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepedulian sosial.
"Kakak Fawait ini luar biasa. Ini Bupati Darling dari Jember. Terima kasih. Saya menyebutnya demikian karena beliau baru saja meluncurkan kaos bertuliskan 'Gus Darling'," tambahnya.
Menurut Khofifah, Pramuka berperan penting dalam membentuk generasi muda yang kuat secara mental, fisik, dan moral. Ia juga menilai bahwa para Mabicab, termasuk Bupati Jember, memiliki pengalaman dan dedikasi yang luar biasa dalam membina anggota Pramuka.
Menanggapi julukan tersebut, Bupati Fawait mengaku terkejut, namun merasa bangga. Ia menjelaskan bahwa 'Gus Darling' kini tak hanya sebatas nama panggilan, melainkan telah menjadi simbol gerakan sosial di Jember: Gerakan untuk Semua Sadar Lingkungan.
"Julukan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mendorong pembangunan Jember yang lebih baik. Ke depan, Gus Darling akan dikembangkan menjadi gerakan sosial yang lebih besar," ujar Fawait usai kegiatan apel.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil, mengungkapkan bahwa dirinya adalah salah satu penggagas istilah 'Gus Darling'
Menurutnya, istilah tersebut merujuk pada karakter Pramuka sejati yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.
“Banyak yang bertanya tentang arti Gus Darling. Istilah itu saya ciptakan karena beliau adalah sosok yang memiliki jiwa Pramuka dan kepedulian lingkungan yang tinggi. Darling itu singkatan dari ‘Sadar Lingkungan’,” jelas Arum.(nga/yud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




