Kabid PIAK Dispendukcapil Tulungagung, Sriyono, saat menunjukkan terduga pelaku yang mencoba mengelabui korban. Foto: FERI WAHYUDI/BANGSAONLINE
TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Tulungagung mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan petugas, khususnya terkait aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Peringatan ini disampaikan setelah Dispendukcapil menerima laporan dari seorang pengusaha di Tulungagung yang nyaris menjadi korban penipuan. Kabid PIAK Dispendukcapil Tulungagung, Sriyono, menjelaskan bahwa pelaku menghubungi korban melalui telepon dan mengaku sebagai petugas yang akan melakukan aktivasi IKD secara langsung.
BACA JUGA:
“Benar, kemarin kami menerima laporan dari pengusaha terkait hal tersebut. Penipu mengaku sebagai petugas Capil dan berupaya melakukan aktivasi IKD. Untungnya yang bersangkutan langsung mengonfirmasi kepada kami sehingga upaya itu bisa dipastikan hoaks,” ucapnya, Rabu (13/8/2025).
Sriyono menegaskan, Dispendukcapil Tulungagung tidak pernah melakukan aktivasi IKD secara mendadak tanpa pemberitahuan resmi. Setiap kegiatan aktivasi di luar kantor selalu diawali dengan surat resmi dan petugas dibekali surat tugas.
“Jadi intinya, kami tidak pernah tiba-tiba datang melakukan aktivasi. Aktivasi juga tidak bisa dilakukan secara online. Prosesnya wajib tatap muka dan hanya petugas tertentu yang memiliki akses khusus untuk melakukannya,” tuturnya.
Meski IKD merupakan aplikasi digital yang memuat data kependudukan, proses aktivasi tetap harus dilakukan langsung oleh petugas resmi. Masyarakat hanya dapat melakukan pembaruan informasi secara mandiri, sementara aktivasi sepenuhnya menjadi kewenangan Dispendukcapil.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




