Surat wasiat yang ditemukan dan meminta untuk dimakamkan dalam satu liang lahat bersama istrinya.
Kapolsek Pucanglaban Iptu Bambang Kurniawan mengatakan, surat wasiat tersebut diduga ditulis oleh SMR.
"Surat wasiat ini kami temukan di TKP. Ya, intinya berisi permintaan maaf dan minta agar dimakamkan dalam satu liang lahat," kata Bambang, Minggu (10/8/2025).
Menurut dia, keberadaan surat tersebut menguatkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Karena, dari hasil visum, kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan Diduga kuat meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara meminum racun.
"Tadi pihak keluarga juga menerima dengan ikhlas kematian korban dan sudah membuat surat pernyataan," ujarnya.
Saat ini kedua jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan sebagai mana mestinya.
Sebelumnya Minggu pagi warga Dusun Krajan, Desa Panggungkalak digegerkan penemuan pasangan suami istri SMR dan SGN ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dengan posisi saling berdampingan.
Peristiwa itu pertama kali ditemukan oleh keponakannya pada Minggu pagi. Saksi mengetahui lampu depan belum dimatikan, ia selanjutnya hendak menemui korban dan masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Saat itulah kedua korban diketahui sudah tidak bernyawa dengan posisi tergeletak di lantai.
Dari proses olah TKP polisi menemukan sejumlah barang bukti di antaranya dua botol racun tikus, dua gelas, sisa makanan satai dan surat wasiat dari korban. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




