Aplikasi JKN. Foto: Bangsaonline.
Fitur autodebet ini dirasakan langsung oleh Rizky (28), salah satu peserta JKN Mojokerto.
“Teman saya cerita kalau sejak pakai autodebet, dia nggak pernah lagi khawatir lupa bayar. Setiap bulan otomatis terpotong dari rekening, dan statusnya selalu aktif. Dia bilang tinggal daftar ke kantor BPJS Kesehatan atau lewat aplikasi Mobile JKN, prosesnya juga cepat dan tidak ribet,” ujar Rizky menjelaskan.

Rizky (28), salah satu peserta JKN Mojokerto.
Mendengar saran dari temannya, Rizky meluangkan waktunya untuk datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto. Di sana ia dibantu oleh petugas untuk melakukan pendaftaran autodebet dengan menautkan rekening bank miliknya. Rizky mengaku prosesnya sangat mudah, hanya perlu membawa KTP, nomor peserta, serta buku tabungan atau nomor rekening yang akan digunakan.
“Petugasnya ramah dan sangat membantu. Setelah saya isi formulir persetujuan dan proses verifikasi selesai, saya langsung dapat notifikasi bahwa autodebet saya sudah aktif. Sekarang, setiap tanggal tertentu, iuran langsung terpotong otomatis dari rekening. Saya bisa pantau juga lewat aplikasi Mobile JKN,” paparnya.
“Sekarang sudah tidak perlu khawatir ataupun panik lagi sudah bayar iuran atau belum, dan kalau butuh layanan kesehatan, status saya aktif karena iuran sudah otomatis dibayar. Saya sadar bahwa Program JKN ini luar biasa dan harus terus dijaga keberlangsungannya, saya harap peserta JKN semua terus otong royong karena banyak sekali yang terbantu dengan adanya Program JKN,” tutupnya. (ris/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




