Tafsir Al-Hajj 22: Berusaha Kabur dari Neraka

Tafsir Al-Hajj 22: Berusaha Kabur dari Neraka Dr. KH. A. Musta'in Syafi'i.

Tidak hanya kalah perang di dunia, Tuhan menegaskan, bahwa mereka akan disiksa di neraka dengan siksaan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Kepalanya diguyur air panas (yushabb min fauq ru’usihim al-hamim), perutnya dijejeli timah mendidih (yushar bih ma fi buthunihim wa al-julud), lalu dikepruk dengan palu raksasa (wa lahum maqami’ min hadid), dan seterusnya.

Lalu ayat kaji ini melanjutkan kondisi mereka ketika di dalam neraka. Mereka berusaha keras mencari jalan keluar agar bisa kabur. Tapi malaikat penjaga neraka tidak pernah terlena, langsung menangkap dan mengembalikan dengan sangat kasar.

Malah dicemplungkan ke bilik yang lebih panas. “wa dzuqu adzab al-hariq”. Dari ayat pendek ini mengandung banyak pelajaran, antara lain:

Pertama, kebijakan Tuhan menunjuk malaikat sebagai penjaga neraka. Mereka sangat tegas, tidak pernah terlena, tidak pernah butuh makan, tidak butuh dollar, bahkan tidak butuh cewek cantik. Sungguh sangat berwibawa sehingga tidak satu pun penghuni neraka ada yang berani mencoba menyuap.

Pelajaran bagi pemimpin, bila hendak menugaskan seseorang harus diprioritaskan skill dan amanahnya. Identik dengan neraka adalah penjara. Maka pemimpin harus memilih yang paling tegas, perkasa, galak, benar dan sangat berprinsip.

Tidak boleh menunjuk yang penyabar dan toleran. Begitu pula menunjuk hakim dan aparat hukum. Tunjuklah yang seperti malaikat, tidak doyan duit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO