SP-IMPPI Apresiasi Sidak Ijazah Wamen Noel, Bentuk Pembelaan Terhadap Pekerja

SP-IMPPI Apresiasi Sidak Ijazah Wamen Noel, Bentuk Pembelaan Terhadap Pekerja William Yani Wea, Ketua Umum Serikat Pekerja Informal Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP-IMPPI). Foto: Ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan () gencar melakukan sidak penahanan ijazah karyawan. Langkah Wamen yang akrab disapa Noel itu mendapat apresiasi luas.

Salah satu apresiasi itu disampaikan Ketua Umum Serikat Pekerja Informal Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP-IMPPI), William Yani Wea. Menurutnya, sidak yang dilakukan Wamen itu adalah bentuk perlindungan dan pembelaan terhadap pekerja.

"IMPPI mengapresiasi langkah yang tanggap dalam merespon pengaduan penahanan ijazah karyawan. Itu menunjukkan negara hadir untuk rakyatnya," tegas aktivis serikat pekerja yang karib disapa Willy itu, dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).

Willy mengungkapkan, selama ini pekerja selalu dalam posisi lemah dalam hubungan industrial. Salah satu contohnya adalah praktik penahanan ijazah karyawan oleh perusahaan.

Kondisi ini terjadi karena kebutuhan tinggi dalam mendapatkan pekerjaan. Apalagi persaingan kerja yang semakin ketat, di tengah makin sempitnya lapangan kerja.

"Dalam hubungan industrial, pekerja selalu dalam posisi yang lemah. Situasi ini terjadi karena peluang kerja yang semakin sempit," terang Willy.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO