Bupati Arifin menyampaikan aspirasinya kepada Pemprov dan DPRD Jatim saat kunjungan di Trenggalek, di kawasan Pantai Mutiara. (Ist)
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, meminta kepada jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang rusak di Trenggalek akibat bencana.
Pernyataan ini disampaikan saat menerima kunjungan sejumlah pejabat dari Pemprov Jatim, di antaranya Komisi DPRD Jatim beserta pejabat OPD Pemprov Jatim.
BACA JUGA:
- Kader PKB Jatim Salurkan 1.055 Hewan Kurban ke Pesantren dan Warga
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
Perjamuan tamu dari Provinsi Jatim ini digelar di kawasan Pantai Mutiara, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Rabu (16/7/2025).
"Tentunya Trenggalek ini pengennya tumbuh, akan tetapi risiko bencananya masih besar. Awalnya yang pengen tumbuh, fiskalnya habis untuk memulihkan keadaan. Tadi disampaikan kemantapan jalan 72% dan sekarang menjadi 66%. Kawasan kita yang hampir 60% perbukitan memungkinkan tanah longsor terjadi di mana-mana," kata Arifin.
Adapun kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat bencana meliputi jembatan putus, tanah longsor, serta beberapa infrastruktur lainnya yang rusak akibat bencana.
"Harapannya ini bisa didorong di anggaran perubahan atau pun induk Provinsi Jatim tahun 2026," ucapnya.
Sedangkan untuk jangka menengah dan jangka panjang, Bupati Arifin minta Pemprov melakukan pemerataan Pembangunan, termasuk ekonomi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




