Gubernur Khofifah saat menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Ia juga mengapresiasi kontribusi Polri, khususnya Polda Jatim, dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Peran ini dirasakan hingga level polres di 38 kabupaten/kota, yang turut mengawal produktivitas sektor pertanian di Jatim.
“Alhamdulillah, Jawa Timur konsisten menjadi provinsi penghasil padi tertinggi di Indonesia. Tahun 2024, menurut data BPS, produksi padi Jatim mencapai 9,28 juta ton GKG. Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan yang sinergis seluruh stakeholder, termasuk Polri,” paparnya.
Lebih jauh, ia menilai Polri kini semakin mengedepankan pendekatan humanis dan Presisi dalam menjalankan tugasnya, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga pembangunan sosial dan ekonomi.
“Polri telah banyak berinovasi dalam pelayanan publik. Ini menjadi kekuatan baru yang perlu terus didorong agar institusi kepolisian benar-benar menjadi mitra yang dicintai rakyat,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Khofifah menyampaikan harapan agar Polri terus menjaga integritas dan semangat pengabdian, serta selalu hadir sebagai pelindung rakyat di setiap situasi.
“Semoga Polri semakin kokoh menjadi institusi yang dicintai dan dibanggakan masyarakat. Teruslah menjadi benteng pengayom dan pelindung rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Upacara peringatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto tersebut berlangsung khidmat dan penuh integritas. Gubernur Khofifah hadir bersama seluruh jajaran Forkopimda Jawa Timur serta sejumlah instansi vertikal lainnya. Acara ditutup dengan penampilan atraktif dari Polisi Cilik (Pocil) yang memukau para undangan. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




