Sekretaris Desa Suci, Mohammad Miftach, bersama Ketua BUMDes, dan Babinkamtibmas Manyar saat mengecek perkembangan melon di green house. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Masa tanam melon hingga panen membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Panen dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juli 2026 dan akan dikemas dalam konsep wisata petik buah.
"Pada musim panen nanti kami akan adakan wisata petik buah. Masyarakat bisa petik buah melon langsung baru ditimbang dan dibayar di tempat," katanya.
Dengan harga pasar saat ini mencapai Rp26 ribu per kilogram, Pemerintah Desa Suci juga berencana menjalin kerja sama dengan supermarket sebagai jalur distribusi hasil panen.
"Sehingga, bisa memberikan kontribusi untuk pembiayaan pembangunan di Desa Suci," harapnya.
Selain green house melon, BUMDes Suci juga mengelola aset desa lainnya seperti kebun sayur, lapangan sepak bola, kios, serta bumi perkemahan.
"Untuk kebun kami tanami berbagai jenis sayuran dan kebutuhan dapur seperti terong, cabe, tomat dan lainnya," katanya.
"Sementara lapangan bola, kami sewakan untuk latihan kesebelasan sepak bola, dan kios untuk melayani kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




