Salah satu jalanan di Desa Kalitengah yang terendam luapan Sungai Bengawan Jero.
"Kami sangat khawatir dengan kerugian yang kami alami akibat banjir ini," ucapnya.
Kondisi jalan yang terendam membuat siswa-siswa yang berangkat sekolah terpaksa melewati jalan tersebut dengan seragam basah.
Beberapa pengguna kendaraan roda dua juga mengalami kerusakan mesin karena nekat melintasi jalan yang terendam.
"Ini satu-satunya akses jalan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, kami berharap ada solusi dari pemerintah," ujarnya.
Warga berharap Pemkab Lamongan dapat memberikan bantuan berupa peninggian badan jalan agar banjir tidak lagi merendam akses jalan dan mengganggu aktivitas warga dan siswa.
"Kami sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini," urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




