Wali Kota Kediri saat memberi sambutan. Foto: Ist
"Layanan ini akan memudahkan masyarakat. Mereka hanya perlu mengetik 112 maka akan ada operator yang menangani aduan yang disampaikan. Bahkan segera ditangani," ucap Wali Kota Kediri.
Ia menjelaskan, call center 112 bukan sekedar nomor darurat melainkan jembatan harapan antara masyarakat dengan pemerintah.
Lebih dari itu, Lapor Mbak Wali 112 juga hadir sebagai simbol sinergi lintas sektor. Menyatukan berbagai layanan call center dari berbagai instansi ke dalam satu pintu, satu nomor, dan satu sistem terpadu.
"Mari gunakan layanan ini dengan bijak. Sebarkan pada keluarga, tetangga, dan masyarakat luas. Jangan gunakan layanan ini untuk main-main," kata Wali Kota Kediri.
Ditegaskan pula olehnya, layanan ini hanya akan berjalan baik jika semua bekerja sebagai satu tim. Komando dan koordinasi harus dijaga.
Satu laporan bisa menyelamatkan banyak warga. Satu tindakan kecil dapat membawa perubahan besar. Serta satu respon cepat dapat menumbuhkan kepercayaan yang langgeng.
Untuk petugas di call center dan di lapangan, Mbak Wali berpesan untuk selalu melayani dengan hati, laporkan dengan transparan, dan bersinergi dengan lintas OPD.
"Perlu diingat Lapor Mbak Wali 112 bukan hanya sekedar sistem tetapi wajah pelayanan kita kepada masyarakat. Mari kita jalankan amanah ini dengan semangat dan ketulusan," urai Wali Kota Kediri. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




