Jelang Iduladha 2025, Gubernur Jatim Sebut Tak Ada Ternak Terpapar PMK

Jelang Iduladha 2025, Gubernur Jatim Sebut Tak Ada Ternak Terpapar PMK Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa. Foto: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE

“Beberapa hari terakhir, khususnya angka kematian akibat nol karena banyak yang selesai diberikan vaksin dan vitamin,” kata .

Meski tidak menemukan kasus , tetap mengingatkan kepada pemerintah daerah se Jatim untuk tetap melakukan pengawasan berkala. Khususnya kepada wilayah yang memiliki banyak pasar hewan.

“Saya selalu berpesan titik mana saja yang diwaspadai,” ujar .

Jika nantinya terdapat satu laporan , maka meminta pemda setempat untuk mengambil tindakan secara sigap. Salah satunya dengan menutup pasar hewan hingga kondisi normal.

“Jadi pasar hewan di titik-titik rawan yang masih terindikasi rawan berpotensi () adanya penularan memang harus ditutup,” pesan .

pun berharap saat ini masyarakat bijak dalam mengelola informasi. Contohnya, jika terdapat temuan , agar tidak menggeneralisasi wilayah rawan .

“Jawa Timur kan luas, kalau misalnya ada kasus di satu kabupaten ya jangan disamaratakan ke semua Jawa Timur. Pasar hewan juga ada di beberapa titik,” ungkap .

Sejauh ini, arus lalu lintas hewan ternak di Jatim diakui terpantau masih diambang batas normal. Bahkan, ia menyebut tidak ada kendala apapun di lapangan. (dev/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO