Bupati Pamekasan, Kholilurrahman saat memberi sambutan sebelum melepas keberangkatan JCH
Bupati juga mewanti-wanti agar para jemaah haji tidak sering menggunakan handphone sebatas untuk berswafoto sebagaimana yang sering dilakukan jemaah haji di depan baitullah.
Tetapi, harus memaksimalkan ibadah kepada Allah, mumpung berada di tanah suci.
"Beberapa tahun yang lalu, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan informasi bahwa jemaah asal Indonesia dicap sebagai jemaah haji yang suka selfie," tandasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Mawardi, menjelaskan total jemaah haji asal Pamekasan sebanyak 1.049 yang terbagi dalam 5 kloter. Untuk tahap pertama, 3 kloter yang diberangkatkan meliputi kloter 27, kloter 28, dan kloter 29.
Sementara 2 kloter lainnya, yakni kloter 49 sebanyak 140 jemaah masih akan diberangkatkan pada 15 Mei 2025. Kloter terakhir asal Pamekasan yakni kloter 95 sebanyak 117 jemaah akan diberangkatkan pada 29 Mei 2025 dari Pondok Pesantren Panyepen, Kecamatan Palengaan.
"Pesan kami kepada para jemaah agar jangan memaksakan diri jika kondisi kesehatan mereka sakit. Di Makkah saat ini cuacanya sangat panas untuk ukuran orang Indonesia karena 41 derajat celsius," jelasnya. (bel/dim/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




