BKKBN menggelar sosialisasi program Bangga Kencana bersama mitra kerja di Jalan Kembangan Sakti Rt 03 Rw 03 Kelurahan Kembangan Selatan Kecamatan Kembangan, Kota Adm Jakarta Barat, Selasa 6 Mei 2025 lalu. Foto: ist
Charles juga menyarankan kepada pemerintah, supaya strategi nasional disusun berdasarkan klaster wilayah yang memiliki tipologi serupa, dengan mengambil contoh daerah-daerah yang telah terbukti berhasil.
Hal tersebut, agar pemerintah daerah dapat menyesuaikan implementasi strategi, dimasing-masing wilayah. "Kita harus bekerjasama dan maksimal dalam upaya penanggulangan dan percepatan penurunan stunting diseluruh indonesia. Salah satunya di DKI Jakarta," jelas Charles.
Sedangkan, Wahyuniati SIP MPH, Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan BKKBN menerangkan, stunting merupakan permasalahan nasional yang harus mendapat perhatian penuh dari berbagai pihak.
Menurut dia, pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada pemenuhan gizi, tetapi juga penerapan pola hidup bersih dan sehat ditengah tengah masyarakat. Seperti, tersediaan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi layak, serta lingkungan sehat.
"Pentingnya gizi, kesehatan ibu dan anak, serta tindakan preventif untuk mencegah stunting. program ini mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta anak di bawah lima tahun dalam fase 1.000 hari pertama kehidupan.
Untuk itu, pentingnya edukasi kepada masyarakat agar pemahaman mengenai stunting semakin meningkat, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya stunting dan cara mencegahnya," terangnya.(ris)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




