Gubernur Khofifah bersama Wakilnya, Emil Dardak saat menemui massa buruh. Foto: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda menemui ribuan buruh yang menggelar aksi May Day 2025 di Kantor Gubernur Jatim, Kamis (1/5/2025).
"Jadi mereka yang dari Pasuruan bahkan dari Bojonegoro, Mojokerto, mereka dikawal, dan alhamdulilah sangat kondusif, mereka bisa melakukan dan merayakan hari buruh internasional ini dengan baik," kata Khofifah.
BACA JUGA:
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
"Dan 17 rekomendasi mereka sudah kita bahas bersama dan kita setuju, ditambah lagi pemprov Jawa Timur memang sudah menyiapkan 10 vocational training lengkap dengan sertifikasinya bagi mereka korban PHK," imbuhnya.
Menurut Khofifah, Pemprov Jatim akan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) untuk 10 ribu pekerja.
"Jadi 10 ribu ini program dari pemprov, bagi mereka yang kena phk, maka mereka boleh mengikuti pelatihan ketrampilan sampai dengan sertifikasinya, harapan kita mereka bisa naik kelas," ungkapnya.
Ketua FSPMI Jatim, Jazuli mengatakan Gubernur Khofifah telah menandatangani tuntutan para buruh di hari May Day 2025 ini.
"Terima kasih Bu Khofifah dan Pak Emil telah menandatangani 17 poin tuntutan para buruh untuk diperjuangkan di pemerintah pusat dan daerah," ucap Jazuli di atas panggung.
Jazuli membeberkan sejumlah tuntutan dari para buruh yang telah ditandatangani oleh Khofifah. Di antaranya pembentukan klaster tenaga kerja. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




