KOTA BATU,BANGSAONLINE.com -Gubernur Lemhanas Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily memuji pelaksanaan Jatim Retreat 2025.
Sebab, Jawa Timur merupakan provinsi pertama di Indonesia yang mengadakan retreat setelah pemerintah pusat.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Hal tersebut disampaikannya di hadapan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan seluruh peserta Jatim Retreat 2025 di Pusdik Arhanud, Kota Batu, Sabtu (26/4/2025)
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lemhanas yang telah memberikan insight utamanya dalam penguatan ketahanan baik daerah maupun nasional.
Untuk itu, Gubernur Khofifah menekankan peran penting seluruh perangkat daerah guna memperkuat Ketahanan Daerah dalam Konstelasi Ketahanan Nasional.
"Ketahanan nasional merupakan cerminan dari ketahanan daerah. Ini artinya, ketahanan nasional akan tercipta ketika seluruh daerahnya memiliki ketahanan yang baik. Di sinilah peran penting seluruh perangkat daerah," katanya.
Khofifah melanjutkan, berdasarkan data dari Lemhanas RI, Jawa Timur memiliki berbagai potensi salah satunya jumlah penduduk terbanyak kedua nasional sebanyak 41,81 juta orang. Dari jumlah tersebut, 71,65% nya merupakan penduduk usia produktif yaitu 15 - 64 tahun. Kondisi ini menjadikan Jatim masih pada posisi bonus demografi.
Selain itu, Jatim juga menyumbang 25,23% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Angka itu merupakan PDRB terbesar kedua di Pulau Jawa. Sebagai perekonomian terbesar kedua sekaligus lokomotif perekonomian nasional, Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai gerbang logistik internasional.
Segudang potensi tersebut, disebut Khofifah patut menjadi catatan penting bagi seluruh peserta Jatim Retreat 2025.
"Ketika potensi-potensi itu bisa kita maksimalkan, ketahanan daerah kita tercapai, maka akan berdampak pada ketahanan nasional," kata Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




