Hari Kartini 2025, Situs Ndalem Pojok Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia

Hari Kartini 2025, Situs Ndalem Pojok Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Dunia Para Kartini di Pusat Pendidikan Rasa Wawasan Karsa Kebangsaan Indonesia Raya Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Rajut Perdamaian Nusantara. Foto: Ist

"Selama ini kalau kita memaknai perjuangan RA kan seakan hanya soal emansipasi wanita atau perjuangan beliau untuk kaum perempuan saja. Menurut kami bukan sekedar itu, coba cermati lagu "Ibu Kita ", paparnya.

Dari judul lagunya saja sudah menunjukkan Ibu kita semua, bukan hanya Ibu para kaum wanita. Kemudian ditegaskan juga dalam syair lagu itu adalah pendekar bangsa, pembela bangsa bukan hanya pembela kaum wanita.

"Nah, semangat perjuangan, kecintaan dan keihklasan RA ini layak diwarisi oleh semua anak bangsa, laki-laki maupun perempuan. Sementara semangat, cinta dan keikhlasan inilah modal utama perdamaian. Tanpa cinta mustahil ada perdamaian, tanpa semangat mustahil ada perjuangan dalam meraih perdamaian dan tanpa keihklasan perjuangan akan mudah dibelokkan," urai Kushartono.

"Dan memang cinta, perjuangan dan keihjlasan simbolnya memang ibu. Jadi Ibu Kita adalah milik Indonesia untuk perdamaian Nusantara menuju perdamaiaan dunia," imbuhnya.

Ida Habibi, salah satu peserta dari Organisasi Pemuda di Magetan yang mendapatkan hadiah doorprize menyatakan syukuran Hari Pesantren Kebangsaan ini sangat berkesan.

"Atas Berkat Rohmat Alloh acara ini sungguh diberkahi, sungguh istimewa. Saya merasakan ada tanda-tanda alam merespon semangat dan keihklasan kita bersama sebagai garuda-garuda Indonesia," ujarnya. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO