Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Ketua Baznas Gresik, Muhammad Mujib, memberikan bansos kepada warga. Foto: Syuhud/Bangsaonline.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik kepada warga, di Aula Putri Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, Kamis (17/4/2025).
Penerima bansos kali ini diperuntukan 90 orang, di antaranya dari kalangan dhuafa dan tukang becak, masing-masing mendapatkan uang Rp150.000 dan bahan pokok.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
Pemberian bansos yang dikemas dalam kegiatan halal bihalal pascahari raya Idul Fitri 1446 H sebagai bentuk komitmen bupati dalam penanggulangan kemiskinan.
Bupati menyampaikan, bantuan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Gresik dalam kehidupan masyarakat yang membutuhkan.
"Pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kepedulian. Salah satunya, melalui bantuan sosial yang hari ini kami salurkan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan yang sedang dijalankan oleh Pemkab Gresik tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan langsung, tetapi juga menyasar aspek-aspek fundamental seperti validasi data kemiskinan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pembentukan kelembagaan ekonomi desa seperti Koperasi Merah Putih (KMP).
"Jadi ini bagian dari strategi besar. Kita tidak ingin masyarakat kita hanya menerima bantuan, tetapi juga kita dorong agar memiliki daya saing ekonomi. Bansos penting, tapi pemberdayaan ekonomi jauh lebih penting,” tandasnya.
Ia berharap, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera dan berkeadilan," ajaknya.
Lebih jauh, bupati menyampaikan, berbagi yang dilakukan Pemkab Gresik mulai bulan Ramadan hingga pascahari raya Idul Fitri 1446 H kepada masyarakat yang membutuhkan, agar inflasi (kenaikan harga kebutuhan) turun. Namun, ia minta kepada masyarakat tak usah ikut-ikutan memikirkan inflasi dan perang dagang.
"Saya berpesan masyarakat nggak usah ikut-ikutan mikir inflasi, mikir perang dagang antar negara," pesannya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




