Pembongkaran makam korban dugaan bunuh diri di Gresik. Foto: Ist
"Saat tahu NA meninggal, Pak Sodik (orang tua almarhum), bersama keluarga minta agar dimakamkan di pemakaman Desa Jogodalu. Jenazah dibawa ambulans dari RS Wates Husada," ucapnya.
Ia mengungkapkan, jenazah dibongkar untuk keperluan penyelidikan pihak kepolisian setelah menerima laporan keluarga korban yang curiga atas kematian korban.
"Tadi kami ikut menyaksikan pembongkaran makam NA," pungkasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni, mengatakan bahwa pembongkaran makam oleh petugas untuk keperluan autopsi.
"Untuk hasil autopsi, kami butuh waktu. Kalau sudah ada perkembangan segera disampaikan," ujarnya.
NA sebelumnya diduga melakukan percobaan bunuh diri di rumah suaminya, Desa Ganggang, Kecamatan Balongpangang, pada Sabtu (12/4/2025). Aksi Ibu dua anak ini diketahui oleh suaminya, MI (26).
Ia langsung membawa korban ke Rumah Sakit Wates Husada untuk mendapatkan pertolongan. Namun, setelah mendapat perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




