Ali Mannagalli saat menyambut Gus Addin di Bandara Juanda.
Menurutnya, mengabdi di Ansor dan Banser sama dengan mengabdi di NU. Sebab, para muassis NU berharap kepada para kadernya untuk selalu menjadi garda terdepan membela NKRI dan menjaga ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Ali menegaskan, untuk bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga nusantara, harus didasari dengan sifat yang tulus mengabdi tanpa ada tendensi apapun.
Ali kemudian mengutip kata-kata Hadratussyekh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari, bahwa "Barang siapa yang mengurus NU, akan saya anggap sebagai santriku. Siapa saja yang menjadi santriku, akan saya doakan menjadi orang yang husnul khotimah," kata Ali.
Untuk itu, Ali berpesan kepada semua nahdliyin, termasuk dirinya sendiri, untuk menata niat dan hati demi meningkatkan pengabdian kepada NU.
"Bagaimana pun, NU adalah organisasi sakral yang tidak boleh dibuat ajang main-main," pungkas Ali. (afa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




