Satreskrim Polres Kediri Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Pelajar

Satreskrim Polres Kediri Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan Pelajar Kanit PPA Satreskrim Polres Kediri, Ipda Hery Wiyono.

Pada waktu itu, mereka tidak adu kata-kata melainkan hanya mengacungkan atau mengepalkan tangan ke atas.

"Untuk kata-kata ejekan apa, dari rekonstruksi ini tidak ada. Hanya ada seseorang mengacungkan tangan ke atas, layaknya orang mengajak menantang mau duel begitu," kata Hery.

Menanggapi kasus ini, penasihat hukum anak korban, Dipa Kurniyantoro, meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini dengan profesional, transparan, dan tuntas.

"Dari pihak keluarga anak korban juga meminta kami untuk mengawal kasus pengeroyokan ini. Mereka berharap aparat kepolisian dapat bertugas mengungkap kasus ini dengan profesional dan memberikan hukuman setimpal terhadap anak pelaku sehingga menimbulkan efek jera, serta semoga tidak ada kejadian serupa pada masa mendatang," ucapnya.

Sementara itu, penasihat hukum terduga anak pelaku, Sutrisno, mengemukakan atas kejadian tersebut saat ini pihak keluarga dari anak pelaku telah berupaya meminta maaf kepada pihak keluarga anak korban.

"Dalam kasus ini, saya akan melakukan pembelaan hukum sesuai aturan dan dengan fakta yang ada maupun bukti-bukti yang nanti ditunjukkan di persidangan," cetusnya.

Hadir dalam rekonstruksi ini, 14 anak yang menjadi saksi kasus pengeroyokan, dan dua anak korban masih hidup. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO