Atasi Tunggakan Iuran BPJS, Gunakan Program Rehab

Atasi Tunggakan Iuran BPJS, Gunakan Program Rehab Kabid Pelayanan RSUD Kota Madiun, Totok Dwi Sanjaya.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Tak sedikit peserta atau Jaminan Kesehatan Nasional baru menyadari bahwa status kepesertaan mereka nonaktif saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit. 

Masalah utama yang sering ditemui adalah adanya tunggakan iuran, terutama bagi pasien yang langsung datang ke IGD tanpa melalui FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama).

Kabid Pelayanan RSUD Kota Madiun, Totok Dwi Sanjaya, mengungkapkan bahwa pihaknya sering menemui kasus pasien yang datang ke IGD dalam kondisi kepesertaan tidak aktif. Hal tersebut berdampak pada penjaminan biaya pengobatan pasien di rumah sakit.

“Untuk pasien rawat jalan, kasus seperti ini jarang terjadi karena mereka lebih dulu mengakses FKTP dan telah dilakukan pengecekan status kepesertaan. Namun, pasien yang langsung masuk ke IGD sering kali baru menyadari bahwa kartu mereka tidak aktif,” paparnya.

Ia menambahkan, penyebab utama kepesertaan nonaktif adalah adanya tunggakan iuran. Dalam kondisi ini, pihak rumah sakit berupaya mengedukasi pasien atau keluarga mereka untuk segera mengaktifkan kembali kepesertaan. 

Rumah sakit juga menyampaikan berbagai kanal informasi dan pengaduan Kesehatan yang dapat diakses peserta untuk membantu proses pengaktifan kembali.

“Baik peserta aktif maupun nonaktif tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun, jika dalam batas waktu tertentu kartu tetap tidak aktif, pasien harus membayar sendiri biaya pengobatannya. Sebab, syarat untuk dijamin oleh Program adalah kepesertaan yang aktif,” kata Totok.

Pihaknya menjelaskan alur solusi bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran agar kembali aktif yaitu melalui program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab). Program ini memberikan kemudahan bagi peserta untuk mencicil tunggakan sesuai dengan skema yang dipilih, sehingga mereka tidak perlu membayar seluruh tunggakan sekaligus.

“Saya mengetahui Program Rehab pertama kali melalui aplikasi Mobile , karena menu Rehab ini muncul di aplikasi. Program ini sangat membantu, karena peserta bisa melunasi tunggakan sedikit demi sedikit dan kembali mendapatkan manfaat Kesehatan. Dengan demikian, mereka tidak akan terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan,” urai Totok.

Lalu, Kesehatan menghadirkan Program Rehab untuk meringankan beban peserta yang kesulitan membayar iuran secara penuh. Program ini dirancang agar peserta tetap bisa mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa harus terbebani dengan pembayaran besar dalam satu waktu. Peserta dapat memilih skema cicilan dengan ketentuan berikut:

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO