Bupati Kediri bersama Kepala SMA Dharma Wanita Boarding School dan jajaran. Foto: Ist
Dari pesan-pesan tersebut, secara mengerucut Bupati Kediri meminta pihak sekolah dan guru untuk memberikan pendidikan dan motivasi bagi anak didik yang berasal dari keluarga tidak mampu ini dengan sebaik mungkin. Termasuk menguatkan kedekatan antara guru dengan siswa.
"Saya melihat masih ada gap antara siswa dengan guru, gap ini harus diperkecil," tuturnya.
Merespons pesan itu, Kepala Sekolah SMA Dharma Wanita Boarding School Pare, Nanang Sukarsono, mengaku siap menjalankan pesan dari Mas Dhito. Pihaknya pun terus melakukan evaluasi termasuk untuk menguatkan kedekatan emosional dan rasa empati guru terhadap siswa.
Diakui, untuk membangun kedekatan emosional dan rasa empati guru terhadap siswa, belakangan guru-guru mulai dilibatkan dalam kegiatan home visit ke rumah siswa atau calon siswa baru.
"Menurut saya itu modal besar untuk bisa dekat dengan siswa," ucapnya.
Disisi lain, dalam pertemuan tersebut, Bupati Kediri dan pihak sekolah juga membahas masa depan siswa pasca-lulus, di antaranya mempersiapkan kualitas akademik siswa untuk ikut berkompetensi masuk ke perguruan tinggi maupun menyiapkan bekal ilmu maupun keterampilan bagi anak yang memilih bekerja. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




