Gubernur Khofifah saat meresmikan Masjid Ba'i Al Karim di Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah meresmikan Masjid Ba'i Al Karim di Jalan Raya Ngrandu, Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, pada Senin (10/3/2025).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dilanjutkan dengan pengguntingan untaian melati oleh Gubernur Khofifah didampingi oleh Bupati Jombang, Warsubi, dan Pengurus sekaligus Pendiri Masjid Ba'i Al Karim, H. Juliono.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Masjid satu lantai perpaduan desain Jawa dan Timur Tengah ini dibangun dengan dana pribadi H. Juliono sebesar Rp2,6 miliar. Masjid ini dibangun untuk mengenang almarhum ayahanda H. Juliono yang telah meninggal dunia, serta sebagai bakti kepada kedua orang tua.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa keberadaan Masjid Ba'i Al Karim ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ke-Islaman bagi masyarakat di Desa Sukorejo, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Dengan adanya Masjid Ba'i Al Karim ini kami harap masyarakat bisa senantiasa memakmurkan masjid dan memakmurkan jama'ahnya dengan berbagai kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi kemajuan masyarakat, serta pembentukan karakter masyarakat di Desa Sukorejo, dan masyarakat Jombang pada umumnya," ujarnya.
"Kita berharap Masjid ini tidak hanya sebagai tempat untuk beribadah, tetapi dapat menjadi pusat kegiatan keislaman yang menguatkan persatuan, bina akhlak generasi muda, dan menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi pembangunan Masjid Ba'i Al Karim yang dibangun sebagai bukti bakti seorang anak kepada orang tuanya. Menurutnya, masjid ini akan menjadi amal jariyah yang tak pernah putus.
"Ini yang menjadikan kita selalu memohon kepada Allah SWT untuk menganugerahkan putra putri yang soleh salehah. Karena ini jariyah yang akan terus mengalir kepada orang tua yang telah dipanggil Allah SWT. Putra putri yang soleh solehah ini akan terus memberseiringi kehidupan orang tua yang sudah dipanggil Allah dengan amal jariyahnya," paparnya.
"Selamat kepada Pak H. Juliono telah selesai melakukan pembangunan masjid secara sendirian. Biasanya kalau orang amal itu ngajak-ngajak, ini rupanya baktinya beliau pada ayahandanya maka masjid ini diberi nama Ba'i Al Karim," tuturnya menambahkan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




