Faktor Distributor, Ini Kata Pemkab Tuban dan Bulog soal Temuan Minyakita yang Dijual di Atas HET

Faktor Distributor, Ini Kata Pemkab Tuban dan Bulog soal Temuan Minyakita yang Dijual di Atas HET Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo. Foto: Suwandi/BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban dan Bulog merespons temuan harga minyak goreng  di atas pasaran atau Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti yang dijual di .

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo mengakui jika stok sedang terbatas.

Meski begitu, ia menyebut kenaikan harga yang dijual di pasaran tidak mengalami kenaikan yang cukup siginifikan.

Menurutnya, HET yang ditemukan di masih di rentang harga alur distribusi, di mana dari HET Rp15.700, tidak dijual lebih dari Rp17.000.

"Kami berharap agar Bulog dapat membantu mendistribusi dan menyediakan stok . Sehingga harga yang dijual dapat tetap stabil dan terjangkau," kata Endro, Minggu (9/3/2025).

Sementara itu, Kepala Gudang , Mochamad Adi Kurniawan menjelaskan, posisi Bulog saat ini masih belum berstatus distributor 1 (D1). 

Sementara distributor di Jawa Timur yang berhak mendistribusikan yakni, PT Bersama Era Sentosa Tama dan PT Bumi Gemah Ripah Loh Jinawi Industrial.

Selain itu, penjualan di atas HET dapat disebabkan barang tersebut didapat dari alur D1 ke D2 lalu terakhir ke ritel. Sehingga terdapat perbedaan harga.

"Kalau open price-nya Rp14.700, HET-nya Rp15.700. Kalau dijual di atas HET itu sebenarnya sangat dilarang," ungkap Adi.

Adi menyampaikan, nantinya Bulog bersama instansi terkait seperti satgas pangan akan melakukan pemantauan, serta menindak dengan teguran apabila ditemukan penyelewengan penjualan

Untuk melakukan teguran, Adi mengaku, jika pihaknya harus mempelajari dulu hukum yang berlaku.

Ia menambahkan, untuk menstabilkan harga pangan, juga akan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) pada 11 Maret mendatang.

"Untuk lokasinya belum pasti, semoga nantinya bisa menjangkau di semua kecamatan," pungkasnya. (wan/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO