GMNI Blitar saat membuat laporan ke Polres Blitar Kota terkait viralnya video klip Iclik Cinta
KOTA BLITAR,BANGSAONLINE.com - Video klip lagu berjudul 'Iclik Cinta' diadukan ke polisi oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Blitar.
Langkah ini diambil lantaran video klip itu dinilai tak senonoh. Video klip lagu tersebut mengambil latar di kawasan Makam dan Perpustakaan Nasional Bung Karno yang diunggah di platform Youtube.
BACA JUGA:
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, YRJI Ajak Masyarakat Dukung Kinerja Presiden Prabowo
- DPC GMNI Kabupaten Malang Soroti Masalah Distribusi dan Kualitas Pupuk Subsidi
Ketua DPC GMNI Blitar. Vita Nerizza Permai mengatakan jika hal tersebut tidak hanya mencemari kesakralan makam Bung Karno.
Tetapi juga menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap warga negara.
"Makam Bung Karno adalah simbol perjuangan dan pengorbanan yang telah memberikan banyak arti bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut Vita mengatakan, video klip dengan judul lagu yang sangat tidak senonoh dan tidak mendidik di lokasi yang memiliki makna historis, mencerminkan sikap yang tidak bertanggung jawab dan kurangnya moralitas yang dimiliki rumah produksi tersebut.
“Kami, merasa perlu untuk menegaskan bahwa tindakan semacam ini tidak dapat dibenarkan dan harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.” Tegas mahasiswi Fakultas Hukum Unisba Blitar ini.
Vita juga menegaskan jika cagar budaya dan pemanfaatannya, diatur oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




