Solusi Error Pengisian Alamat saat Pembuatan NPWP Baru di Coretax, Pesan Gagal Divalidasi oleh Pihak Ketiga
MADIUN,BANGSAONLINE.com - Aplikasi Coretax diharapkan memudahkan wajib pajak untuk mengisi faktur dan lain sebagainya.
Namun, banyak wajib pajak yang mengalami kendala saat mendaftarkan NPWP baru melalui aplikasi besutan DJP ini.
Biasanya wajib pajak menemukan pesan kesalahan 'Gagal dalam validasi pihak ketiga'. Padahal alamat KTP, KK dan domisili sudah diisi dengan benar.
Tetapi jangan khawatir, dengan mengikuti langkah-langkah ini, mendaftar NPWP baru di Coretax bakal semakin mudah.
Penyebab Error Validasi Alamat di Coretax
Pesan error ini muncul karena sistem DJP Online (Coretax) memverifikasi data alamat langsung ke database Dukcapil.
Jika ada perbedaan dalam format penulisan atau data alamat yang tersimpan di Dukcapil, maka sistem Coretax akan menolak validasi tersebut.
Beberapa penyebab umum error ini antara lain:
- Perbedaan format penulisan alamat di KTP dan KK (misalnya penyingkatan kata yang tidak sesuai).
- Kesalahan dalam pengisian data geometri alamat saat memilih titik lokasi di peta.
- Data di Dukcapil belum diperbarui atau tidak sinkron dengan dokumen yang Anda miliki.
- Kesalahan teknis pada server Coretax yang menyebabkan sistem tidak bisa membaca data yang dimasukkan.
Solusi untuk Mengatasi Error Validasi Alamat di Coretax
Jika mengalami kendala ini, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut:
1. Pastikan Alamat Ditulis Sesuai dengan KTP dan KK
Hal pertama yang harus dipastikan adalah menulis alamat secara persis seperti yang tertera di KTP atau KK.
Tips untuk menghindari kesalahan:
- Jangan menggunakan singkatan (misalnya, “Dsn” untuk Dusun, “RT/RW” ditulis dengan angka lengkap tanpa tanda baca).
- Pastikan tidak ada tambahan kata yang tidak ada di KTP/KK.
- Cek ulang penulisan nama jalan, desa, kecamatan, dan kota/kabupaten.
- Pastikan tidak ada kesalahan ejaan atau typo.
Jika tetap gagal, cobalah untuk menyalin langsung dari dokumen asli.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




