Podcast yang melibatkan Komisioner KPU Surabaya dan BANGSAONLINE.
"Kalau bahasa kami, kotak kosong ialah kolom tanpa gambar. KPU Surabaya memastikan semua tahapan pemilihan wali kota berjalan sesuai prosedur yang ada, tidak menambahi dan tidak mengurangi. Kita sosialisasikan dan kita tempel gambar para calon beserta kolom tanpa gambar di berbagai tempat," ucapnya.
Menurut dia, pihaknya telah tuntas menyelesaikan tugas sebagai penyelenggara pesta demokrasi.
"Alhamdulillah, partisipasi pemilih meningkat, tidak ada PSU atau pemungutan suara ulang, serta (tidak ada) gugatan di MK. Dengan demikian, kami mengapresiasi seluruh elemen yang telah membantu menjaga kondusivitas Kota Surabaya selama Pemilu," katanya.
Tak lupa, Jatayu menyebut sejumlah penghargaan yang diraih KPU Surabaya.
"Kita memperoleh penghargaan dalam indeks partisipasi pemilih, serta pengelolaan logistik untuk pemilihan presiden dan legislatif. Sedangkan pemilihan kepala daerah masih belum," cetusnya.
Ia pun menegaskan, KPU Surabaya tidak bermain-main terhadap sisa anggaran dari NPHD atau naskah perjanjian hibah daerah.
"Yang jelas kalau sisa ya dikembalikan, saya kurang paham mengenai itu (anggaran). Tidak ada anggaran yang dibuat untuk bersenang-senang, atau memperkaya diri, semua diserap atas dasar tahapan-tahapan yang dilalui KPU Surabaya," pungkasnya.
(mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






