Jadi Perhatian Masyarakat, Kepala DCKPKP Gresik Ajak OPD Kolaborasi Atasi Banjir

Jadi Perhatian Masyarakat, Kepala DCKPKP Gresik Ajak OPD Kolaborasi Atasi Banjir Kondisi saluran air di sekitar Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Gresik, yang penuh rumput liar dan dangkal karena tak terawat dengan baik. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik tersebut masyarakat. Mereka meminta pemerintah daerah setempat untuk bertindak cepat mengatasi problem yang berdampak luas tersebut.

Selain banjir, kerusakan jalan juga menjadi perbincangan hangat di media sosial (medsos).

"Kondisi saluran air tepi jalan depan Gapura Desa Tebalo pada saat kemarau dangkal. Saluran airnya lebar, cuma cetek (dangkal). Akibatnya, jalan masuk Desa Tebalo banjir kalau hujan, karena lebih rendah. Mohon kiranya instansi terkait mau memperhatikan atau adanya pengerukan di saluran air tersebut," tulis netizen dengan akun Tri Setyo P di Grup Facebook Gresik Sumpek (GS), yang dikutip BANGSAONLINE.com, Rabu (29/1/2025).

"Apakah ini ranahnya PU (DPUTR Gresik) untuk pengerukan kali sepanjang tikungan Desa Tebalo sampai Perumahan Golden East?, Atau karena banjir tidak dilihat banyak orang, jadi dibiarkan saja sama PU? Kasihan warga perumahan di sana, selalu dapat kiriman air dari arah PPS (Pondok Permata Suci)," komentar netizen dengan akun Niti Asal mananggapi postingan Tri Setyo.

Dalam grup tersebut, netizen juga menyorot kerusakan jalan di sekitar areal industri di Kecamatan Manyar juga menjadi perhatian.

"Mohon Dishub (Dinas Perhubungan Gresik), jeglongan (lubang) di sekitar JeBe Koko-Maspion arah Manyar gedene megilan (besar sakali), ditambah lampu penerangan (PJU) tidak ada. Tolong ditindaklanjuti, sampun akeh (sudah banyak) korban, sek tas iki mau wong 3 kejeglong (barusan tadi 3 orang terjatuh ke dalam lubang), matur suwon (terima kasih)," tulis Subur Cholis di grup GS sejak 5 hari lalu.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO