SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Kasus penemuan mayat tanpa identitas di perairan laut Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Kamis (16/1/2025) lalu, masih menjadi misteri.
Polisi sampai saat ini belum mengungkap penyebab kematian korban.
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dari informasi yang diperoleh BANGSAONLINE.com, mayat tanpa identitas itu telah dimakamkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang, Minggu (19/1/2025) kemarin, di makam Jalan Pajudan.
Hal itu dilakukan atas persetujuan Kepolisian, TNI, BPBD, dan Basarnas.
"Tiga hari di ruang jenazah RSUD Sampang, setelah itu dimakamkan," kata Humas RSUD Sampang, Amin Jakfar, Senin, (20/1/2025).
Amin Jakfar menyampaikan, mayat tanpa identitas tersebut selama di rumah sakit tidak dilakukan autopsi. Alasannya, karena pihak keluarga tidak meminta dan ahli autopsi tidak tersedia di RSUD Sampang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




