Insan Petrokimia Gresik menunjukkan penghargan IGA 2025. FOTO: ist.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik sebagai perusahaan pupuk dan bahan kimia terlengkap di Asia Tenggara tidak bisa dilepaskan dari dampak industri, khususnya terhadap lingkungan.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya memberikan perhatian besar dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan sehingga dampak industri terhadap lingkungan dapat dikendalikan dengan baik.
"Kami menyampaikan terima kasih karena komitmen Petrokimia Gresik dalam pengelolaan lingkungan mendapatkan perhatian stakeholder. Apresiasi ini akan memotivasi kami semua di perusahaan untuk melahirkan breakthrough innovation sehingga pengelolaan lingkungan perusahaan semakin baik lagi," ucap Dwi Satriyo, Jumat (17/1/2025).
"Petrokimia Gresik menyadari tanggung jawab perusahaan tidak hanya menghasilkan produk berkualitas untuk pertanian di Indonesia. Petrokimia Gresik juga memahami bahwa pengelolaan lingkungan juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya saing usaha, khususnya di level internasional," imbuhnya.
Dwi Satriyo memastikan, penghargaan ini tidak akan membuat Petrokimia Gresik berpuas diri, sebaliknya perusahaan akan semakin meningkatkan standar pengelolaan lingkungan. Apalagi Petrokimia Gresik saat ini memiliki peranan strategis dalam percepatan swasembada pangan yang ditarget Pemerintah tahun 2027.
“Upaya Petrokimia Gresik dalam mewujudkan swasembada pangan nasional harus tetap memegang teguh pengelolaan lingkungan, dengan tetap mengedepankan aspek sustainability agriculture atau pertanian yang berkelanjutan," pungkas Dwi Satriyo. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




