Ilustrasi. Foto: Pixabay
BANGSAONLINE.com - Tiongkok menyumbang dua per tiga dari penjualan kendaraan listrik global pada bulan November. Data tersebut berdasarkan laporan dari Rho Motion, lembaga penelitian kendaraan listrik.
Penjualan kendaraan listrik memecahkan rekor pada bulan November lalu. Sedikitnya 1,8 juta unit kendaraan listrik terjual secara global sebagaimana disampaikan Rho Motion.
Jumlah tersebut melampaui rekor yang dibuat pada bulan Oktober 2024, sebanyak 100.000 unit.
Pasar Tiongkok sekali lagi memecahkan rekor sebelumnya. Jika pada bulan Oktober 2024 di Tiongkok terjual lebih dari 50.000 kendaraan, bulan November tercatat hampir 1,3 juta unit kendaraan listrik terjual.
Secara keseluruhan, menurut Rho Motion, 15,2 juta kendaraan listrik telah terjual secara global sepanjang tahun ini. Tumbuh sebesar 25% dari tahun ke tahun.
"Tahun penjualan kendaraan listrik secara global meningkat secara signifikan. Kami melihat rekor demi rekor dari bulan ke bulan," kata Manajer Data Rho Motion, Charles Lester.
"Namun, gambaran regional agak tidak merata dengan (penjualan di) Eropa yang menyusut 3% tahun ini. Dan, sekali lagi China menyumbang lebih dari dua pertiga kendaraan listrik yang terjual pada bulan November," tambah Charles.
Penjualan Kendaraan Listrik Eropa Menurun
Menurut laporan tersebut, pasar kendaraan listrik di Eropa dan Inggris turun 3% pada bulan November, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada bulan November, sekira 280.000 unit kendaraan listrik yang terjual di Eropa dan Inggris, atau mencapai 2,7 juta unit sepanjang tahun 2024.
Sementara di pasar Inggris, pasar kendaraan listrik tumbuh sebesar 17% pada semester kedua 2024. Hal ini tak lepas dari Zero Emission Vehicle (ZEV) Mandate, kebijakan pemerintah yang mengatur penjualan kendaraan listrik dan penetapan target yang ketat bagi para pembuat mobil.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




