Khofifah Indar Parawansa saat menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Selama menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan, Khofifah dikenal gigih memperjuangkan program-program strategis, termasuk pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan UMKM, peningkatan akses pendidikan bagi anak perempuan, dan kampanye nasional melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Pada saat itu, kami fokus membangun kesadaran bahwa perempuan tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai arus utama pembangunan. Saya percaya bahwa dengan mendukung perempuan, kita secara langsung memperkuat fondasi keluarga dan masyarakat,” urai Khofifah.
Puncak peringatan Hari Ibu dihadiri sejumlah pejabat terkait yang terlibat beserta tokoh nasional, aktivis perempuan, dan organisasi masyarakat. Dalam pidatonya, Menteri PPA menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan simbol komitmen bersama untuk terus memperjuangkan hak perempuan dan anak di Indonesia.
“Perempuan berdaya, anak terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045 adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan momentum Hari Ibu ini sebagai penggerak perubahan positif,” ucapnya.
Acara ditutup dengan peresmian lima titik Rumah Bersama Indonesia serta penampilan seni yang menggambarkan perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




