Teroris Ateis Anti Islam Serang Pasar Natal, 5 Orang Tewas, 200 Luka-luka

Teroris Ateis Anti Islam Serang Pasar Natal, 5 Orang Tewas, 200 Luka-luka Taleb Jawad al-Abdulmohsen, teroris yang melakukan serangan mobil terhadap pasar Natal di Magdeburg Jerman ternyata seorang Ateis, anti Islam dan pendukung Israel. Foto: Foto/X/one India

BERLIN, BANGSAONLINE.com –Taleb Jawad al-Abdulmohsen (50), teroris Ateis dan anti Islam asal Saudi Arabia, mengguncang dunia, setelah menyerang pasar Natal di Magdeburg, Jerman. Pakar terorisme pun bingung. Mereka tak paham apa motif Taleb Jawad al-Abdulmohsen melakukan aksi terorisme yang menewaskan 5 orang dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.

Dilansir Sindonews.com, Taleb Jawad al-Abdulmohsen adalah tersangka terorisme yang ditangkap polisi terkait serangan mobil terhadap pasar Natal di Magdeburg, Jerman, pada Jumat malam. Talib melakukan aksi terorisme dengan cara menabraki kerumunan massa pengunjung pasar Natal. Akibatnya, 5 orang tewas dan 200 orang lebih mengalami luka.

Selama ini para pakar terorisme itu selalu menuduh orang Islam sebagai pelaku terorisme. Kini mereka mulai membuka mata. Ternyata aksi terorisme di Jerman malah dilakukan orang murtad, anti Islam bahkan simpatisan Israel.

Taleb Jawad al-Abdulmohsen diketahui pria asal Arab Saudi. Ia berprofesi sebagai dokter di Jerman. Dia beraksi dengan mobil sewaan. Ia bermaksud untuk membunuh lebih dari 80 orang pengunjung pasar Natal.

Taleb Jawad Abdulmohsen lahir di Arab Saudi pada tahun 1974. Dia berprofesi sebagai dokter spesialis psikiatri dan psikoterapi. Ia tinggal di Jerman sejak 2006.

Taleb selama ini mencitrakan diri sebagai seorang aktivis ateis asal kota Hofuf, Arab Saudi. Taleb pindah ke Jerman pada tahun 2006. Ia baru memperoleh status pengungsi pada tahun 2016.

Menurut laporan media-media Jerman, Taleb semula seorang Muslim. Dia lalu murtad, berubah menjadi seorang ateis yang vokal, yang membantu para warga Arab Saudi yang murtad—khususnya wanita—meninggalkan negara mereka.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO