Peserta konsolidasi yang digelar DPD Demokrat Jatim di Sidoarjo.
Menyambut pesan Ketua DPD Demokrat Jatim, Emil, Subandi selaku bupati terpilih mengaku siap untuk ditagih janji-janji selama kampanye. Ia juga mengucapkan rasa terimakasih atas peran besar Partai Demokrat dalam kemenangannya di Sidoarjo. Apalagi basis kota Udang ini adalah PKB.
"Saya bersyukur saya diusung dari Partai Demokrat, dapat rekom pertama, meskipun tim BAIK hanya dapat 16 kursi di dewan tapi bisa menang diatas SAE yang 34 kursi. Ini bukti kesolidan tim dan kader Partai Demokrat," tuturnya.
Ia juga menambahkan masih banyak PR yang perlu dituntaskan di Sidoarjo. Seperti pesan Emil, persoalan sungai dan beberapa masalah lainnya termasuk program dan janji politik untuk direalisasikan.
"Alhamdulillah saya menjadi Bupati Terpilih berkat bapak ibu memberikan amanah kepada saya. Jadi jangan sungkan untuk menagih janji saya untuk pembangunan kota Sidoarjo," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Bapilu DPD Demokrat Jatim, Dedi Irwansa, menyebut kontestasi pemilu dan pilkada telah usai. Namun, penataan Partai Demokrat harus tetap maksimal baik di tingkatan PAC, Ranting maupun anak ranting. Proses kaderisasi menurutnya, harus berjalan efektif jika Demokrat ingin terus tumbuh di Sidoarjo.
"Pilkada dan Pileg adalah event lima tahunan. Tetapi proses kaderisasi, konsolidasi adalah mesin partai yang tidak boleh mati," cetusnya.
Ditegaskan olehnya, untuk mencapai suara yang maksimal dan peningkatan jumlah kursi, konsolidasi harus terus dijaga. Karena itu, kendati pihaknya telah terpilih sebagai DPRD Jatim langkah turun ke masyarakat akan terus dimaksimalkan.
"Ngopi saya akan tetap, perjalanan saya ke desa-desa akan tetap. Semua tidak akan berubah sebagaimana saya berjuang saat mencalonkan diri di Pileg lalu," pungkasnya.
Kegiatan konsolidasi dan Pendidikan Publik ini juga dihadiri Ketua Komisi A DPRD Jatim, Dedi Irwansyah; Ketua DPC Demokrat Sidoarjo, Zahlul Yussar; beserta pengurus. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




