Keluhkan Bau Limbah PT Sais Jaya Abadi, Warga Sumberame Gresik Geruduk Balai Desa

Keluhkan Bau Limbah PT Sais Jaya Abadi, Warga Sumberame Gresik Geruduk Balai Desa Warga Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom saat melakukan protes di balai desa. FOTO: ist.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Puluhan warga Desa Sumberame, Kecamatan , menggeruduk balai desa setempat, Rabu (4/12/2024).

Mereka membawa sejumlah poster sebagai bentuk protes soal bau tak sedap dari limbah pengelolaan tepung ikan milik .

"Stop bau tidak sedap di Sumberame, tutup pabrik perusak kampung, napsu makanku hilang karena aroma PT SJA". Begitulah uneg-uneg yang warga tulis dalam poster.

Warga menuntut agar perusahaan dapat meminimalisir limbah sehingga bau tak sedap tidak mengganggu aktivitas mereka.

Dengan dimediasi kepala desa Sumberame, Sueb Wahyudi dan muspika Kecamatan Wringinanaom, warga melakukan perundingan dengan pihak perusahaan.

Dalam mediasi ini warga menuntut agar perusahaan memperbaiki polusi bau produksi, meminta 70 persen pekerja wajib dari warga sekitar perusahaan, dana CSR dibagikan setiap bulan perdusun (sebanyak 4 dusun) senilai Rp500 ribu, meminimalisir pengolaan , sebelum proses perbaikan limbah bau perusahaan diminta agar tidak melakukan produksi.

"Kami tidak mempermasalahkan adanya perusahaan yang berdiri di desa kami. Namun limbah udara yang baunya menyengat bisa diminimalisir. Kami meminta agar perusahaan segera melakukan evaluasi pembangunan blower udara supaya bisa minimalisir bau. Perusahaan harus menerima keluhan masyarakat, demi kebaikan perusahaan dan warga," kata salah satu warga.

Kades Sumberame Sueb Wahyudi menyampaikan, hasil dari mediasi tersebut bahwa akan mengevaluasi pembuangan limbah yang menimbulkan bau.

"Alhamdulillah mediasi antara warga dengan perusahaan menghasilkan titik temu. Perusahaan akan mengevaluasi polusi udara yang menyebabkan bau menyengat," ucapnya.

Sueb berharap, keluhan warga segera ditindaklanjuti. Sebab, banyak perusahaan lain yang berdiri di Desa Sumberame langsung merespons bila mendapat protes dari warga.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO