Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, saat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024. Foto: Ist.
"Sedangkan info dari teman-teman yang ada dalam lembaga survei, pukul 12 siang tadi menyampaikan prediksi kemenangan (Khofifah) sekitar 65 persen," imbuhnya.
Anggota DPD RI peraih suara terbanyak nasional untuk perempuan nonpetahana tersebut juga menjelaskan bahwa kemenangan Khofifah-Emil sudah banyak diprediksi banyak orang.
"Kemenangan beliau harus diakui sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh publik. Harapan saya kemenangan beliau berdua juga menjadi hal yang diterima secara baik bagi yang mungkin saat ini berbeda sudut pandang politik terkait pilkada serentak. Sehingga harapan besar Ibu Khofifah agar Jatim sebagai gerbang baru nusantara terwujud paripurna. Kita harus dukung dan mengamini."
Dirinya pun mengutip sebuah pantun bagi siapa pun yang saat ini berbeda dalam afiliasi politik.
"Untuk yang saat ini masih berbeda sudut pandang politik, ada pantun sederhana. Ketemu penghulu di Balikpapan, lupakan masa lalu tatap masa depan. Kemenangan Ibu Khofifah dan Mas Emil jadikan kemenangan bersama," katanya.
Diketahui, calon Gubernur Jatim nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan hak pilihnya di TPS 19 SDN Margorejo IV, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Khofifah tampak ditemani oleh dua putranya, Jalaluddin Mannagalli Parawansa dan Ali Mannagalli Parawansa.
Usai mencoblos, mantan Menteri Sosial itu mengaku akan berkoordinasi dengan tim pemenangan guna memantau TPS-TPS di Jatim melalui para saksi. Dirinya yakin bisa meraih hasil terbaik di Pilgub Jatim 2024.
"Insyaallah yang terbaik untuk rakyat Jawa Timur," pungkas Khofifah. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




